Mahasiswa STAIN Majene PPL di KPID Sulbar, Mu’min Terima Secara Resmi
![]() |
| Ketua KPID Sulbar, Mu’min saat menerima secara resmi mahasiswa PPL STAIN Majene. (Dok. Humas KPID Sulbar). |
Mu’min dalam penyambutan tersebut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada STAIN Majene atas kepercayaannya mengarahkan mahasiswanya PPL di KPID Sulbar untuk lebih mengenal dunia penyiaran.
Mu’min menuturkan KPID secara kelembagaan membutuhkan kolaborasi dan sinergitas dengan perguruan tinggi untuk mengawal, memantau dan mengawasi bersama siaran lembaga penyiaran televisi dan radio.
“Kedepan kita akan belajar dan berdiskusi bersama membedah tugas fungsi dan wewenang KPID sesuai Undang-Undang Penyiaran serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), dengan harapan Mahasiswa PPL nantinya dapat membangun perspektif yang lebih luas terhadap tugas-tugas yang diemban di KPID,” kata Mu’min.
Mu’min juga membeberkan Problem besar yang tengah dihadapi sekarang yaitu Undang-Undang penyiaran yang belum adaktif dan akomodatif.
“Sebab kewenangan KPID hanya sebatas mengawasi siaran Tv dan Radio saja, sementara flatform media sosial belum masuk dalam pengawasan kami padahal disana begitu banyak siaran yang butuh pengawasan karena diduga tidak sesuai dengan norma penyiaran yang ada,” terangnya.
Ditempat yang sama Wakil Ketua KPID Sulbar Ahmad Syafri Rasyid mengungkapkan Komisioner KPID Sulbar meyakini bahwa para mahasiswa merupakan aset bangsa yang bisa dan mampu berkontribusi nyata disemua lini kehidupan.
“Keberadaan PPL di KPID Sulbar dan ditengah-tengah masyarakat tentunya memiliki andil besar diberbagai hal, khususnya pada dunia penyiaran, dan kami kira ini sudah sejalan dengan tujuan penyiaran yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan menumbuhkan industri penyiaran khususnya di Sulbar,” ungkapnya.
Sementara Ketua Program Study Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Majene Ibu Fathiyah dalam kesempatan itu menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada Ketua dan Komisioner KPID Sulbar atas perkenannya menerima mahasiswa STAIN untuk praktik Pengalaman Lapangan di sini.
Fathiyah berharap KPID adalah tempat yang tepat untuk belajar khususnya tentang penyiaran, kami titipkan mahasiswa kami melakukan magang agar lebih memahami tugas KPID secara utuh dan penyiaran itu sendiri.
“Mudah-mudahan kegiatan PPL ini memberi wadah dan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan berproses tentang dunia penyiaran, jadi walaupun mahasiswa kami sudah dibekali dikampus tapi rasanya itu tidak cukup karena mereka akan ketemu dengan dunia kerja yang profesional yang tentu akan berbeda dengan apa yang mereka dapatkan dikampus, saya kira ini lebih kepada memantapkan apa yang mereka sudah dapatkan dikampus,” tutupnya.
Diketahui, selain Ketua dan Wakil Ketua KPID Sulbar, hadir pula Koorbid. Kelembagaan Hadrah, Koorbid. Pengawasan Isi Siaran Nur Ali, Koorbid. PK2P Firman Getaran, dan Komisioner bidang kelembagaan Naluria Islami, yang mendampingi Kaprodi Dosen STAIN Majene Muktar dan Nurul Islam.
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup


Tinggalkan Balasan