Wali Kota Parepare: ASN Malas-malasan, Potong Saja TPP-nya
Analysis.id, Parepare – Wali Kota Parepare Tasming Hamid merespons tegas masalah kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Parepare. Mulai bulan depan, kehadiran ASN dalam apel dan kegiatan pemerintahan akan menjadi dasar evaluasi pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Ketegasan itu disampaikan Tasming saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Upacara Binalipu, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengambilan sumpah dan penyerahan SK pengangkatan 82 PNS Formasi 2024.
Tasming mengaku kecewa lantaran masih menemukan banyak ASN yang datang terlambat saat apel. Padahal, Hari Kesadaran Nasional hanya digelar sekali dalam sebulan.
“Saya datang lima menit sebelum pukul 07.00, masih banyak yang belum on time. Artinya integritas dan kedisiplinannya patut dipertanyakan,” kata Tasming.
Melihat kondisi tersebut, Tasming langsung memerintahkan BKPSDMD untuk mendata ASN yang sering terlambat maupun tidak mengikuti kegiatan pemerintah. ASN yang membandel nantinya akan dipanggil untuk mendapat pembinaan melalui apel rutin di Kantor Wali Kota.
Tak hanya itu, Tasming juga meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerapkan sistem penilaian TPP secara objektif. Menurutnya, ASN yang rajin tidak boleh menerima besaran TPP yang sama dengan ASN yang malas.
“Kalau ternyata didapat yang malas-malasan, potong saja TPP-nya,” tegas Tasming.
Tasming turut mengingatkan para kepala OPD agar tidak asal-asalan dalam memberikan penilaian kepada bawahannya. Jika ditemukan ada pimpinan yang tidak objektif, TPP kepala OPD yang bersangkutan juga akan dievaluasi.
“Kalau semua dinilai sama, berarti pimpinannya yang tidak komitmen menilai bawahannya,” ujarnya.
Dia berharap penerapan sanksi potong TPP ini mampu membangun budaya disiplin yang kuat di lingkungan Pemkot Parepare. Dengan begitu, ASN yang berkinerja baik bisa mendapatkan haknya secara adil.

Tinggalkan Balasan