Bikin Bangga! Inovasi ‘Berdaya Srikandi’ Parepare Sabet Penghargaan PBB di Georgia

Analysis.id, Georgia – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengukir prestasi internasional setelah inovasi “A Cultural Approach in Improving the Economy of Coastal Women” atau “Berdaya Srikandi” berhasil meraih penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang United Nations Public Service Forum (UNPSF) 2026 yang berlangsung di Tbilisi, Georgia.

Inovasi Berdaya Srikandi ditetapkan sebagai award winner pada kategori “Gender-responsive public services”. Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Wali Kota Parepare dengan didampingi oleh Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PANRB), Komjen Pol (Purn) Purwadi Arianto.

Wamen PANRB, Purwadi Arianto, menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata kemampuan pemerintah daerah dalam melahirkan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah mampu melahirkan inovasi pelayanan publik yang tidak hanya baik secara administratif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Purwadi Arianto di Tbilisi, Georgia.

Ia juga menambahkan bahwa inovasi asal Sulawesi Selatan ini layak menjadi percontohan nasional dalam hal pengarusutamaan gender.

“Berdaya Srikandi menjadi contoh bahwa pelayanan publik yang responsif gender dapat dirancang secara kreatif, kontekstual, dan mampu menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang selama ini membutuhkan dukungan lebih besar,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Parepare menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa penghargaan dari PBB ini menjadi pemantik bagi jajarannya untuk terus berbenah.

“Penghargaan ini adalah inspirasi besar bagi kami di Pemerintah Kota Parepare untuk terus berbenah menghadirkan layanan publik yang akuntabel, transparan, dan berdampak,” ungkap Tasming.

Lebih lanjut, Wali Kota memastikan program pemberdayaan perempuan pesisir ini akan terus berlanjut dan dikembangkan ke sektor lainnya.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan Berdaya Srikandi ke sektor-sektor lainnya. Kelompok yang telah berjalan akan terus kami rawat, kami kuatkan produksinya, kami dorong kualitasnya, dan kami perluas dampaknya,” tegas Wali Kota Parepare.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare, Wildana, membeberkan kunci sukses dari inovasi ini. Menurutnya, kekuatan Berdaya Srikandi terletak pada kolaborasi antargenerasi perempuan lokal.

“Keunggulan utama Berdaya Srikandi adalah rantai pemberdayaannya. Sarjana perempuan lokal yang sebelumnya belum bekerja diberi ruang untuk menjadi pendamping, penggerak, dan fasilitator. Mereka kemudian mendampingi perempuan pesisir yang awalnya belum memiliki pekerjaan,” jelasnya.

Wildana juga menyebutkan bahwa pendekatan berbasis budaya lokal membuat program ini diadopsi dengan baik oleh warga sekitar.

“Pendekatan budaya membuat inovasi ini lebih mudah diterima. Pemberdayaan dilakukan dengan cara yang dekat dengan keseharian masyarakat, sehingga perempuan pesisir tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama perubahan ekonomi keluarga,” kata Wildana memungkasi.

Dalam ajang UNPSF 2026 ini, Indonesia tampil impresif dengan menyabet tiga pengakuan dalam kategori utama. Selain Berdaya Srikandi dari Parepare, Indonesia juga membawa pulang dua penghargaan Honourable Mention yang diraih oleh inovasi MAGMA dari PVMBG Kementerian ESDM serta SISKEUDES dari BPKP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup