Program TTD Dinkes Mamuju, Dewi Sundari Sebut Capai 87 %
![]() |
| Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Mamuju, Dewi Sundari saat melakukan Wawancara. (Dok. Analysis.co.id). |
Mamuju, analysis.id — Program Tablet Tambah Darah (TTD) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Mamuju, Dewi Sundari menyebutkan sudah mencapai 87 %.
“Jadi jumlah sekolah sekarang yang sudah mengikuti program Miss Glowing Se-kabupaten Mamuju 87 %, jadi sambil kita mengevaluasi kalau bisa semuanya ikut pada program Miss Glowing ini,” sebut Dewi Sundari dalam keterangan datanya.
Dewi menyatakan dari 23 Puskesmas, jumlah sasaran sekolah SMP ada 99, SMA 75 dan sekolah yang sudah mengikiti programnya TTD itu SMP 84, SMA 67.
“Kalau masalah minum Ttd nya kita lihat perminggunya kadang 9000 an se-kabupaten Mamuju yang minum, kadang turun 7000 dan kadang kembali ke 9000, mungkin tergantung dari kehadiran anak yang ada sekolah SMP maupun SMA se-kabupaten Mamuju, yang jelas sekarang 87 % Sekolah ikut berpartisipasi SMP/SMA se-kabupaten Mamuju,” ujarnya.
Kendati demikian, ia menambahkan soal capain program tersebut, Pertama evaluasinya tentu ingin semua sekolah ikut, karena program itu memang bertahap sebab terbilang baru, kedua tentunya berangkat kenapa sampai harus sekolah yang terlibat.
Menurut Dewi, ternyata diawal tahun program ini berjalan, anemia dikalangan anak sekolah itu lumayan tinggi nilainya.
“Kami ditahun ini menunggu lagi pemeriksaan untuk anemia strepnya supaya kami bisa mengecek kembali setelah berjalan kembali miss glowing apakah jumlah anak siswi yang mengalami anemia itu bisa berkurang,” bebernya.
Lebih lanjut, ia menegaskan program Ttd sebenarnya tidak boleh selesai ditahun ini harusnya bisa terus berkesinambungan karena ini dalam rangka percepatan penurunan stunting.
“Alasannya, secara dini kita cegah di remaja putri untuk itu kita berikan Ttd, supaya tidak anemia sebagai persiapan akan menjadi seorang ibu nantinya jadi pondasi dari remajanya saja sudah kita kuatkan jadi nanti pada saat menjadi ibu hamil (bumil) kita harapkan tidak melahirkan anak yang stunting,” tegasnya.
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup


Tinggalkan Balasan