Kembangkan Penyiaran, KPID Ajak SCTV dan Indosiar Ke Sulbar
Mamuju, analysis.id — Hasrat kuat KPID Sulbar mengajak Lembaga Penyiaran Swasta televisi SCTV dan Indosiar dibawah naungan EMTEK Group selangkah lagi menjadi nyata. Kamis, (17/8/2023).
Melalui itu Ketua Komisioner KPID Sulbar, Mu’min mengungkapkan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Head of Broadcast Licensing SCTV dan Indosiar, M. Aminuddin dan beliau mengapresiasi KPID Sulbar dan berjanji akan melakukan pengembangan siaran sampai ke Sulbar.
“Mengingat saat ini Sulbar adalah satu-satunya wilayah yg belum masuk dalam sistem siaran jaringan EMTEK. Dalam waktu yang tak lama lagi dua stasiun dari empat channel dibawah naungan Elang Mahkota Teknologi tersebut akan mengudara dan menghiasi layar kaca warga Sulbar dengan siaran digital,” ungkap Mu’min.
Lanjut Mu’min, “salah satu program KPID adalah ingin mendatangkan semua Lembaga Penyiaran Swasta televisi Nasional untuk dapat tumbuh dan berkembang di Sulbar menyiarkan siaran nasional maupun konten lokal, dan kini impian itu segera kami wujudkan dengan menghadirkan beragam channel televisi,” tambah Ketua KPID Sulbar Mu’min usai mengikuti rangkaian Rakornas KPI tahun 2023 dan Harsiarnas Ke-90 bertema dari perbatasan wujudkan siaran ramah, bermartabat dan berbudaya di Kabupaten Bintan Kepulauan Riau 10-13 Agustus 2023.
Ditempat yang sama Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran Firman Getaran menilai KPID tanpa henti berusaha dan berupaya mengembangkan sistem penyiaran di Sulbar.
“Agar kelak dikemudian hari kearifan lokal Sulbar semakin terangkat ke permukaan melalui tayangan konten lokal dan bisa bernilai ekonomi pada masyarakat umumnya, merajut pola hubungan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan kedua belah pihak,” ungkap Firman.
Firman juga menjelaskan Group EMTEK memiliki empat stasiun televisi yaitu SCTV, Indosiar, Mentari Tv dan MOJI Tv (sebelumnya O’channel), kita berharap kehadiran SCTV dan Indosiar mampu memberi ruang kepada konten kreator yang ada di Sulbar untuk meramu kearifan lokal menjadi sebuah tontonan menarik mengisi porsi konten lokal sesuai amanat Undang-undang penyiaran yang ada.
“Apalagi Sulbar merupakan salah-satu daerah penyangga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan timur, tentunya lembaga penyiaran swasta televisi mempunyai ruang cukup baik mengangkat komoditas lokal Sulbar yang mempunyai keunikan tersendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan “Program siaran konten lokal dimaksud bisa berupa hiburan,
budaya, pendidikan, ekonomi, politik, dan lain sebagainya dan jika dikemas dengan baik lalu menampilkan kharakteristik daerahnya kami meyakini ekonomi masyarakat semakin menggeliat dan berdampak pada peningkatan penghasilan mereka,” tutupnya.
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup


Tinggalkan Balasan