Hadiri Jambore Kader Posyandu, Sutinah Suhardi Ingatkan Insentif Kader Posyandu
![]() |
| Bupati Mamuju, Hj. Siti Sutinah Suhardi saat membawakan sambutan di Pantai Beach Desa Tapandullu. (Dok. Humas Pemkab Mamuju) |
Mamuju, analysis.id
— Bupati Mamuju, Hj. Siti Sutinah Suhardi menghadiri kegiatan Jambore kader posyandu, di Pantai Beach Desa Tapandullu, Pada acara ini, Ia mengingatkan insentif kader posyandu tahun 2024 akan ditingkatkan.Acara yang di inisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju tersebut, di warnai sejumlah kegiatan dan lomba untuk meningkatkan kompetensi para kader posyandu serta dapat meningkatkan motivasi para kader.
Pada acara ini Sutinah Suhardi menyatakan bahwa ia memberikan atensi kepada semua kader yang dinilai menjadi salah satu ujung tombak pelayanan dasar di tiap posyandu.
Ia berjanji tahun depan akan berupaya meningkatkan insentif yang diterima tiap kader yang dinilainya masih sangat kurang.
Setelah menanyakan besaran insentif dari semua kader posyandu yang mengikuti kegiatan jambore, baru diketahui bahwa insentif kader posyandu sangat kecil dan tidak merata antar kader di tiap desa maupun kelurahan.
“Ada yang dapat Rp.30 ribu rupiah perbulan, ada juga yang sampai Rp.100 ribu, nilainya masih bervariasi namun rata-rata masih sangat minim, sebab itu saya sudah sampaikan ke Kadis PMD untuk menggodok regulasi agar pemerintah desa dapat mengalokasi insentif kader posyandu secara merata dan ditingkatkan sampai Rp. 200 ribu perbulan,” ungkap Sutinah yang langsung disambut riuh kader posyandu. Rabu (9/8/2023).
Saat ini, Bupati juga menyorot angka balita di ukur yang menunjukkan angka kunjungan masyarakat ke posyandu yang dinilai masih minim, bahkan terdapat beberapa posyandu yang hanya mencapai persentase di bawah 5 persen, seperti di posyandu Karama, Kecamatan Kalumpang yang hanya mencatatkan 3,7 persen balita yang telah di ukur, sementara di posyandu Hinua yang juga berada di Kecamatan Kalumpang telah mampu mencapai 68,9 persen, bahkan masih di wilayah yang sama di Puskesmas Karataun bahkan telah mencatat balita diukur sampai 88,2.
![]() |
| Prosesi Poto Bersama Bupati Mamuju, Dinkes Mamuju, Puskesmas dan Sejumlah kader posyandu. (Dok. Humas Pemkab Mamuju). |
Melalui itu, Sutinah Suhardi menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap kepala Puskesmas yang dinilai tidak mampu mendorong kemajuan di wilayah kerja masing-masing.
“Kalau tidak mampu, pasti saya ganti,” tegas Sutinah Suhardi.
Terlepas dari itu, kegiatan jambore kader posyandu yang kali pertama dilakukan di kabupaten Mamuju, di ikuti 115 orang kader terbaik dari 23 puskesmas se-kabupaten Mamuju. Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dimeriahkan dengan ragam lomba, mulai dari lomba cerdas cermat dan lomba pangan bergizi serta lomba penyuluhan yang di ikuti dengan antusias oleh semua peserta.
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup



Tinggalkan Balasan