Ratusan Warga Tapandullu Sambut Sosialisasi Bpom Mamuju

Sosialisasi Bpom Mamuju dan sejumlah tokoh masyarakat Desa Tapandullu. (Dok. Analysis.co.id).

Mamuju, analysis.id — Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi dan Komunikasi (KIE) Obat dan Makanan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), di sambut ratusan warga Desa Tapandullu. Rabu (12/7/2023).

Hal itu Kepala Bpom Mamuju, Suliyanto merasa bersyukur dengan adanya sosialisasi di masyarakat desa Tapandullu, dia berharap adanya sosialisasi ini mereka lebih tambah cerdas untuk memilih bahan makanan yang aman.
“Kita juga memberikan informasi atau memberikan penekanan terhadap masyarakat pilihlah pangan-pangan yang aman, obat-obat yang aman,” ucapnya. 
Selain itu Suliyanto mengungkapkan pihaknya sudah melakukan tindak lanjut soal pengawasan.
“Pertama berupa pembinaan para pelaku usaha untuk tidak menjual lagi, kedua untuk prodak-prodak yang tidak terdaftar itu akan kita sampaikan untuk di kembalikan ke penyalur, tetapi untuk kosmetik yang ada bahan berbahayanya tentu akan dilakukan pemusnahan dalam hal ini mereka yang memusnahkan akan di selesaikan oleh petugas,” ungkap Suliyanto. 
Dia menambahkan, “seperti biasanya kami melakukan pengawasan langsung terhadap sarana kemudian pengawasan prodak, kedua untuk mengetahui apakah itu ada kandungan berbahaya atau tidak, beberapa produk kami melakukan sampling, sampling itu kita beli kemudian kita uji di laboratorium, kami punya lab yang bisa mengecek apakah ada bahan berbahaya atau tidak,” tambahnya. 
Pemberian sembako Kepala Bpom Mamuju dengan Peserta Sosialisasi (Dok. Analysis.co.id).
Ditempat yang sama Kepala Desa Tapandullu, Rahmat mengatakan sosialisasi yang dilakukan Bpom Mamuju disambut ratusan masyarakat Desa Tapandullu. 
“Kegiatan ini kita sangat di apresiasi karena dilakukan langsung di desa Tapandullu, kemudian dihadiri sekitar 500 warga desa Tapandullu, sementara di luar dari desa Tapandullu kurang lebi 100 orang,” kata Rahmat 
Rahmat berharap kedepannya kegiatan ini bisa bermanfaat di masyarakat khususnya di desa Tapandullu.
“Dengan adanya kegiatan ini, kita mampu mengetahui bahan-bahan dan makanan yang layak di konsumsi atau tidak, semoga warga merasakan langsung hal yang dilakukan oleh Bpom Mamuju utamanya warga Desa Tapandullu,” tutupnya.
Diketahui Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi dan Komunikasi (KIE) Obat dan Makanan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), di sambut ratusan warga Desa Tapandullu, Senin (10/7/2023) kemarin.
Sosialisasi itu dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh masyarakat dan Komisi IX DPR RI, Dra, Hj, Andi Ruskati Ali Baal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup