FKPT Sulbar dalam Potensi Budaya dan Kearifan Lokal Mencegah Terorisme
ANALYSIS.CO.ID, Mamuju – Forum Koordininasi Pencegahan Teroris (FKPT) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) atau forum yang dibentuk oleh Badan Nasional Pencegahan Teroris (BNPT), menggelar Yout Of Indonesia Festival dengan tema Muda Mandiri Berkarya untuk Negeri.
Ketua FKPT Sulbar, Muhammad Imran Idris mengatakan, kegiatan ini bagaimana berkolaborasi, dengan pejabat-pejabat yang ada di daerah, dimana FKPT sendiri tugas utamanya adalah melakukan pencegahan teroris.
Melalui itu, Imran mengatakn, ada lima bidang didalamnya, termasuk hari ini bidang pemuda dan pendidikan melakakukan event lomba seni dan budaya tingkat provinsi.
“Hari ini FKPT bidang pemuda dan pendidikan melakukan lomba seni dan budaya, dimana kita ingin mencari bibit-bibit yang potensial, siapun yang terpilih nantinya kita akan bawa ke Jakarta, kita berharap dari banyaknya siswa-siswi ini semakin memahami bagaimana keragaman yang ada, sehingga bisa melakukan tugas-tugas soal perdamaian,” demikian keterangan Muhammad Imran saat di temui Analysis.co.id di Dap Cafe and Resto, Jl. RE Martadinata, Simboro Mamuju. Kamis (17/10/2024).
Ditempat yang sama Ketua Bidang Pemuda dan pendidikan FKPT Sulbar, Hartono Tasir Irwanto mengungkapkan, orientasi kegiatan Yout Of Indonesia Festival dengan tema Muda Mandiri Berkarya untuk Negeri, bagaimana kemudian menggali potensi-potensi budaya dan kearifan lokal untuk mencegah peredaran terorisme di Sulbar.
“Kegiatan ini diselenggarakan oleh BNPT bekerjasama dengan FKPT di 32 Provinsi di seluruh Indonesia, yang mana nanti ada perwakilan disetiap provinsi untuk masuk 10 besar di nasional, adapun tujuan dari kegiatan ini untuk mencegah radikalisme dan terorisme dikalangan pemuda dengan bentuk pengenalan terhadap budaya lokal,” ungkap Hartono.
Masih Pria muda yang akrab disapa Hartono ini menambahkan, “misalnya kalau ada nanti 10 sekolah yang mewakili Sulbar di 10 nasional, maka perwakilan Sulbar tersebut akan menjadi refresentasi di tingkat nasional, jadi dia akan diundang nanti Jakarta pada bulan Desember, pada saat rapat koordinasi nasional FKPT seluruh Indonesia,” tambah Hartono.
Selanjutnya, Hartono yang juga dosen Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini menyebutkan undangan yang dihadirkan pada penyelenggaraan kali ini adalah, perwakilan 10 sekolah SMA tingkat sederajat atau MA/SMK, yang siap menghadiri kegiatan ini sebanyak 8 sekolah, dimana sekolah tersebut masing-masing mewakili beberapa pesertanya.
“Peserta tadi itu berjumlah sekitar 28 orang, adapun instansi yang dilibatkan dalm bentuk undangan, untuk Forkopimda ada TNI/Polisi, Kanwil, Media, Pendidikan, kami libatkan semua dan anggota-anggota FKPT itu sendiri bagian dari perwakilan disetiap instansi, perempuan, ormas kemasyarakatan dan keragaman di setiap provinsi,” sebut Hartono.
Lebih lanjut Hartono menuturkan, jadwal pelaksanaan untuk kegiatan pemuda itu 1 kali dalam setahun, adapun pelaksanaan untuk tahun ini dimulai dari tanggal 16-17 oktober 2024.
“Tetapi yang perlu digaris bawahi, ini karena rangkaiannya nasional ini hanya bagian dari Sulbar, sebenarnya rangkaian disetiap provinsi itu sudah dimulai di awal tahun, begitupun juga di bidang-bidang yang lain, misalnya di bidang agama, perempuan, media, penelitian, kebetulan pada bulan oktober itu bertepatan bidang pemuda di Sulbar,” tutupnya.
Nur

Tinggalkan Balasan