Gas 3 Kg Normal Lagi, Sekda Parepare: Kalau Ada Menjual di Atas HET, Silakan Laporkan

Analysis.id, Parepare – Pasokan LPG subsidi 3 kilogram (kg) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipastikan kembali melimpah setelah sempat dikeluhkan langka.

Pemkot Parepare mengimbau warga tak lagi panic buying dan meminta masyarakat melaporkan pangkalan nakal yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarung Agung Hamka menyampaikan distribusi LPG 3 kg telah berangsur pulih. Pulihnya pasokan ini merupakan hasil koordinasi intensif bersama pihak Pertamina, agen, hingga pangkalan resmi.

“Ketersediaan LPG 3 kilogram sudah kembali normal. Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan telah tersedia di pangkalan resmi,” kata pria yang akrab disapa Hamka dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Di tengah pulihnya pasokan, Pemkot Parepare memperingatkan seluruh pangkalan agar tetap mematuhi aturan HET. Pemerintah menegaskan tidak bakal mentoleransi pangkalan maupun oknum yang sengaja memainkan harga gas subsidi tersebut.

Hamka pun meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan adanya penjual nakal di lapangan.

“Kalau ada yang menjual di atas HET, silakan laporkan. Pemerintah bersama instansi terkait akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa gas melon merupakan barang subsidi pemerintah. Menurutnya, manfaat subsidi tersebut harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak sesuai ketentuan harga yang berlaku.

“LPG 3 kilogram adalah barang subsidi yang harus benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak dengan harga sesuai ketentuan,” tambahnya.

Demi mencegah terjadinya penimbunan maupun permainan harga yang memicu kelangkaan berulang, pengawasan distribusi akan terus diperketat. Hamka juga mengimbau warga agar selalu membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi.

“Pemerintah akan terus melakukan monitoring bersama Pertamina dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya agar stok tetap aman, distribusi lancar, dan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan LPG subsidi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup