Kabupaten Mamuju Masih 5 Besar Inflasi Terendah Se-Indonesia, Sutinah Apresiasi TPID Mamuju

Bupati Mamuju, saat sambutan dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Mamuju. (Dok. Humas Pemkab Mamuju) 

Mamuju, analysis.id – Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Mamuju, bertempat di Kantor Bupati Mamuju. Kamis (7/3/2024).


“Kegiatan ini bertujuan untuk terus menyatukan persepsi semua pemangku kepentingan serta mencari formulasi terbaik dalam upaya mendorong keberhasilan segmentasi Pengendalian Inflasi Daerah serta Digitalisasi Daerah Kabupaten Mamuju, dengan mengusung tema “Inflasi Rendah, Mamuju Keren.” Kata Sutinah Suhardi.


Dalam sambutannya, Sutinah mengulas pencapaian TPID yang terus bekerja keras dan mengantarkan Sukawesi barat dalam jajaran 5 besar daerah dengan inflasi terendah Se-Indonesia.


“Terima kasih kepada seluruh anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Mamuju yang sudah bekerja keras, berkoordinasi setiap minggu untuk mempertahankan inflasi kira tetap rendah, bahkan masuk ke dalam 5 besar terendah seluruh Indonesia. Saat ini inflasi kita berada pada angka 1.63% secara Years on Years di bulan Maret 2024. Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk mempertahankan posisi tersebut, bahkan kalau bisa ditingkatkan lagi,” ungkap Sutinah.


Sutinah menambahkan, meski saat ini Kabupaten Mamuju bukan sebagai satu-satunya daerah yang menjadi lokus pengukuran angka inflasi.


“Karena sudah ada Kabupaten Majene, namun daerah kita masih lebih rendah inflasinya sehingga Sulawesi Barat masih masuk dalam 10 besar daerah dengan angka inflasi terendah,” tambahnya.


diketahui, Turut hadir dalam acara ini, Kepala Bank Indonesia Sulawesi Barat, dan segenap unsur Forkopimda, kepala OPD serta para Camat se-Kabupaten Mamuju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup