Dinkes Libatkan Warga Antisipasi Penyebaran DBD di Mamuju

Tenaga Kesehatan (Dok. Istimewah).

Mamuju, analysis.id — Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Mamuju mulai melakukan antisipasi penyebaran Demam berdarah dengan pelibatan masyarakat. 

Hal tersebut karena pencegahan DBD tak akan bisa dilakukan apabila hanya dengan mengandalkan fogging.

“Langkah yang bisa dilakukan sangat simpel, cukup gerakan 3M atau Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) itu paling efektif efisien,” kata Kepala Bidang atau Kabid Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, Alamsyah Thamrin.

Meski bgitu, Alamsyah mengatakan ini dinkes Mamuju melalui bidang P2P terus secara intensif lakukan penyemprotan fogging ke tenpat tenpat rawan DBD.

“Hari ini mulai kemarin kita terus intensif melakukan fogging, di daerah daerah yang ditemukan kasus demam berdarah,” tandasnya. 

Diketahui data DBD di Mamuju sejak Awal Tahu sampai Mei 2023 yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes ) Kabupaten Mamuju Prov Sulawesi Barat. Januari 27 kasus, Februari 31 kasus, Maret 15 kasus, April 14 kasus dan Mei 15 kasus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup