Polisi di Mamuju Kuras Isi ATM Pribadi, Demi Berbagi Sembako dan Takjil Secara Gratis
![]() |
| Angkatan polisi mulai letting 37 sampai 46, Pemuda Polresta Mamuju (P3M), (Dok. Humas Polresta Mamuju). |
Mamuju, analysis.id — Angkatan polisi mulai letting 37 sampai 46 Polisi Pemuda Polresta Mamuju (P3M), kompak menguras isi ATMnya demi memberikan sumbangan dan takjil secara geratis ke panti asuhan Mamuju.
Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman menjelaskan Aksi sosial tersebut merupakan perwujudan Tunjangan Hari Raya (THR) yang akan segera masuk cair, dari hasil urunan atau sumbangan yang terkumpul mereka membeli sembako berupa beras, mie instant, telur dan minyak goreng serta takjil kemudian disalurkan di panti Asuhan Manakarra Muhammadiyah Mamuju, sementara takjil dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di jalan pantai arteri Mamuju.
“Tak heran jika di bulan ramadhan personel Polresta Mamuju selalu mengisi kegiatan sosial seperti menyalurkan bantuan ke masyarakat kurang mampu ataukah berbagi takjil jelang berbuka puasa, intinya semua kegiatan yang dilakukan untuk meraih berkah ramadhan,” jelas Herman saat ditemui media, Rabu (5/4/2023).
![]() |
| Angkatan polisi mulai letting 37 sampai 46 Polisi Pemuda Polresta Mamuju (P3M), (Dok. Humas Polresta Mamuju). |
Herman juga mengatakan berburu berkah di bulan suci ramadhan tentu sudah menjadi kebiasaan seluruh muslim dimana saja berada, tak mau melewatkan kesempatan tersebut.
“Kita saksikan aksi heroik para P3M berdiri dengan memegang kotak makanan yang siap diberikan kepada siapa saja yang melintas dijalan pantai Arteri menjelang buka puasa dan menyalurkan bansos berupa sembako di panti asuhan,” kata Herman.(*)
Sementara Senior Brigpol Ashari Bhabinkamtibmas Karampuang yang memimpin kegiatan tersebut menyebutkan pihaknya itu melakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur, sekaligus untuk meningkatkan hubungan silaturahim dengan masyarakat di bulan penuh berkah.
“Kan sayang jika moment mulia ini tidak kita manfaatkan untuk meraih berkah dan ampunan. Tahun depan itu tidak ada jaminan kita akan berjumpa lagi dengan ramadhan selanjutnya, makanya harus betul-betul dimanfaatkan. ungkap Brigpol Ashari.(*)
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup



Tinggalkan Balasan