Rahmat ungkap BLT jangan jadikan Perpecahan di Desa
Mamuju, analysis.id – Kepala Desa Tapandullu, Rahmat mengungkapkan jangan jadikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai perpecahan di desa. Senin (13/3/2023).
Hal itu disampaikan pada saat sambutan dalam kegiatan pelaksanaan rapat penetapan KPM BLT-DD.
Kepala Desa Tapandullu, Rahmat mengatakan dengan adanya pengurangan jumlah penerima BLT hari ini dampaknya sangat dirasakan.
“Kita tahu bahwa adanya pengurangan penerima BLT sangat mempengaruhi perekonomian warga masyarakat Desa Tapandullu, dikarenakan adanya regulasi yang mengatur pada tingkat nasional,” kata Rahmat di Dusun Babalalang Desa Tapandullu.
Rahmat menuturkan pengurangan penerima BLT dari 77 orang menjadi 32 orang itu, sudah sesuai paku anggaran 2023, jika sebelmnya 40% menjadi 10-25%.
“Hal itulah menjadi rujukan sehingga anggaran DD diperuntukan hanya 32 atau sekitar 15% dari pagu Anggaran yang diterima oleh Desa Tapandullu tahun 2023,” tuturnya.
Rahmat berharap “BLT jangan di jadikan rujukan untuk mempersempit semangat kekeluargaan bagi seluruh masyarakat yang ada di Desa Tapandullu bahkan sampai berkecil hati akan tetapi kita tetap menonjolkan semangat solidaritas guna membangun Desa kita sendiri karena selain BLT kita mampu membangun Desa kita sendiri,” harapnya.
Editor : Nurdiana Ramadani
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup



Tinggalkan Balasan