PKTK Sambangi Lima Anak Yatim yang Viral di Mamuju, Zulfikar Suhardi Harap Pemkab Mamuju Serius Mendata DTKS dan PKH
![]() |
| Penasehat Karang Taruna Kabupaten Mamuju, Zulfikar Suhardi dan BPH Karang Taruna Kabupaten Mamuju. (Dok. Karang Taruna Mamuju). |
Mamuju, analysis.id — Pengurus Karang Taruna Kabupaten atau PKTK Mamuju menyambangi lima anak yatim piatu yang beberapa waktu lalu viral di Mamuju, Zulfikar Suhardi Harap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju serius melakukan pendataan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan PKH. Selasa (11/3/2023).
Penasihat Karang Taruna Kabupaten (PKTK) Mamuju, Zulfikar Suhardi harap kepada Pemkab Mamuju melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mamuju agar memenuhi hak jaminan Kesehatan keluarga ini, data DTKS dan PKH harus benar-benar mengcover keluarga semacam ini.
“Selain pendidikannya, saya juga sudah menyampaikan secara langsung kalau butuh bantuan perihal kesehatan segera hubungi saya. Setiap waktu saya siap membantu ibu Hasliati dan Kelima Anak Yatim ini.” kata Zulfikar Suhardi.
Lanjut Zulfikar, “Pesan saya untuk Pemkab Mamuju, melalui OPD terkait agar supaya keluarga seperti ini benar-benar terdata. Jangan nanti viral baru di cover. Ini juga kan demi Mamuju yang lebih layak.” sambungnya.
Selain itu Zulfikar menyorot pendidikan kelima anak yatim tersebut. Menurutnya anak yatim ini harus kembali bersekolah untuk menaikkan taraf kehidupannya di masa depan.
“Kami sudah mengajak Putri salah seorang anak yatim untuk kembali bersekolah, saya mau fasilitasi. Karena saya sadari bantuan yang kami bawa kesini hanya bersifat jangka pendek saja. Sudah saya bujuk, biarlah Putri pikir-pikir dulu,” ungkap Zulfikar Suhardi.
Ia menambahkan pihaknya akan berupaya memberikan fasilitas penunjang melanjutkan pendidikan ke saudara kandung mendiang orang tua kelima anak yatim ini.
“Saya siap setiap waktu kalau ibu Hasliati dan kelima anak yatim ini butuh bantuan akan saya bantu. Tak hanya soal pendidikannya saja, juga soal kesehatannya.” tambah Zulfikar Suhardi.
Sementara Ketua Karang Taruna Kabupaten Mamuju, Hairil Amri menuturkan keadaan keluarga ini sangat memprihatinkan, Karang Taruna Mamuju akan memastikan keluarga ini menjadi penerima manfaat program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.
“kami akan memastikan ibu Hasliati termasuk adik-adik yatim ini untuk terdata di DTKS dan juga menjadi penerima manfaat PKH. Karena semua anggota keluarga di sini sangat layak sebagai penerima manfaat program tersebut.” kata Hairil Amri.
Ia menambahkan giat sosial ini menjadi semacam kewajiban bagi setiap anggota Karang Taruna. Karena ini menjadi nafas tersendiri dalam tubuh karang taruna, sesuai jargonnya; kesetiakawanan sosial.
“Jadi giat ini juga sebagai contoh untuk semua pengurus dan anggota karang taruna se Mamuju, agar supaya peduli kepada orang-orang di sekitarnya.” tutupnya.
Diketahui, informasi tentang lima orang anak yatim piatu yang kondisinya memprihatinkan itu menjadi perhatian publik Mamuju. Selain yatim mereka juga tinggal di gubuk reyot bersama tantenya di Dusun Saludango, Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.(*)
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup


Tinggalkan Balasan