TPHP Sulbar Buat Strategi Pemberdayaan Kepada Kelompok Tani di Polman
![]() |
| TPHP Sulbar saat melakukan pertemuan dengan kelompok tani Siaras di Polman. (Dok. Humas Pemprov. Sulbar). |
POLMAN, analysis.id – Dinas Tanaman Pangan, Hortikuktura dan Peternakan (TPHP) Sulbar melakukan pembinaan dan pendampingan kelompok tani yang merupakan salah satu strategi untuk mendukung pemberdayaan, penumbuhan dan penguatan kelembagaan petani. Sabtu (17/2/2024).
Kepala Dinas TPHP Sulbar, Syamsul Ma’rif menyampaikan, pertanian organik merupakan teknik budidaya yang berorientasi pada pemanfaatan bahan-bahan alami (lokal) tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintetik.
“Kegiatan itu diharapkan mampu memberikan sumbangsih yang besar bagi peningkatan wawasan, keterampilan dan pengelolaan manajemen kelembagaan petani yang semula kurang aktif menjadi lebih produktif kedepannya sehingga mampu meningkatkan produktiftas tanaman pangan,” kata Syamsul Ma’rif.
Kendati demikian, Syamsul juga mengungkapkan slogan “Hidup Sehat” telah melembaga secara internsional, sehingga produk-produk pertanian disyaratkan memiliki atribut jaminan mutu “aman konsumsi.
“kandungan nutrisi tinggi dan ramah lingkungan,” ungkap Syamsul.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHP Sulbar, Titiek Anas mengatakan pembinaan yang dilakukan terhadap Kelompok Pemuda Tani Siaras yang telah menerima sertifikat organik tahun 2023.
“Perlu disampaikan bahwa pembinaan ini dilakukan bersama pejabat fungsional pengawas mutu hasil pertanian dan analis pasar hasil pertanian Dinas TPHP Sulbar,” ucapnya.
Titiek menuturkan dari hasil pembinaan ditemukan beberapa kendala yang dihadapi Kelompok Tani Pemuda Siaras dan umumnya petani disekitarnya adalah ketersediaan pengairan yang masih terbatas, dikarenakan lahan mereka termasuk sawah tadah hujan. Terlebih makin diperburuk dengan kondisi El Nino yang berpotensi menyebabkan gagal panen.
“Terkait kendala tersebut kami langsung melakukan koordinasi ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polman. Koordinasi tersebut untuk membahas solusi terhadap kendala yang kami temukan, serta upaya-upaya pencegahan terhadap ancaman El Nino dan juga upaya untuk meningkatkan produktifitas tanaman pangan,” tutupnya.
Diketahui, kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Polman, Kepala Bidang dan Pejabat Fungsional Bidang Tanaman Pangan dan Hortikuktura, serta Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Polman. (rls)
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup


Tinggalkan Balasan