Jelang Puncak Pemilu 2024, Polda Sulbar Simulasi Pencoblosan dan Perhitungan Surat Suara

Polda Sulbar Proses Simulasi pencoblosan dan perhitungan surat suara Pemilu 2024.  (Dok. Humas Polda Sulbar) 

Mamuju, analysis.id – Pengamanan puncak pemilihan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) (14/2/2023) mendatang, Kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar simulasi pencoblosan dan perhitungan surat suara Pemilu 2024.

Dalam pantauan, lapangan Tribrata Mapolda yang menjadi pusat kegiatan simulasi nampak disaksikan langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar beserta para pejabat utama lainnya dan seluruh personel untuk memberikan gambaran riil dilapangan sehingga pengamanan kedepan lebih maksimal. Selasa (6/2/2024).
Tak hanya itu, seluruh tahapan di TPS betul-betul di peragakan oleh tim KPPS yang telah sah dilantik oleh KPU dibantu pengamanan dari Linmas dan pantau petugas Polri di lokasi TPS dengan menampakkan kondisi stabil dan kurang stabil saat pemilihan sehingga personel dapat mengambil tindakan respons cepat terhadap situasi krisis dan pemahaman terkait protokol keamanan yang telah ditetapkan.
Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi menyebutkan kegiatan ini untuk menggambarkan keadaan TPS sehingga seluruh personel dapat mengerti dan paham tindakan apa yang dilakukan saat dilapangan nantinya.
Simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), lanjut Kabid Humas juga dilakukan untuk menguji dan memastikan efektivitas langkah-langkah keamanan yang telah ditetapkan. Ini mencakup penerapan protokol keamanan, identifikasi risiko potensial, dan pelatihan petugas keamanan. 
Dalam kegiatan tersebut ada beberapa strategi yang bisa menjadi acuan untuk memantapkan pengamanan. Pertama, tim pengamanan harus mengidentifikasi potensi risiko seperti kerumunan besar, ancaman keamanan, atau gangguan teknis.
Kedua, langkah-langkah praktis seperti penempatan pos-pos pengamanan, pemeriksaan identitas, dan koordinasi dengan kepolisian setempat perlu dipertimbangkan dan diuji.
Ketiga, pelibatan petugas TPS dalam simulasi penting untuk memastikan pemahaman mereka terhadap peran dan tanggung jawab keamanan.
Setelah simulasi selesai, dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan atau peningkatan. Hasil dari simulasi ini menjadi dasar untuk menyempurnakan rencana keamanan dan meningkatkan kesiapan TPS saat hari pemilihan mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup