Kolaborasi dan Program JKN, BPJS Kesehatan Jaga Kemitraan Insan Pers di Mamuju

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, St. Umrah Nurdin saat melakukan Wawancara dengan Jurnalis di Kota Mamuju. (Dok. Analysis.co.id)

MAMUJU, Analysis.co.id – Dalam rangka menjaga hubungan kemitraan dan meningkatkan pemahaman insan pers/media soal Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pengelolaan keterbukaan informasi publik, BPJS Kesehatan Cabang Mamuju menggelar Workshop dengan tema “Kolaborasi Media Dukung Suistainablitas Program JKN,” di Cilacap Café & Resto, Jl. Bau Maseppe, No 25, Binanga, Rabu (12/6/2024).

Saat ditemui Analysis.co.id, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, St. Umrah Nurdin mengatakan, BPJS Mamuju akan berupaya menjaga hubungan dengan insan pers guna penyebaran informasi terupdate, dapat tersampaikan secara luas kepada khalayak.

“Jadi hari ini mengundang 28 media, pastinya akan kita terus berkolaborasi untuk berbagi informasi kepada masyarakat dan dukungan dari teman-teman media sangat membantu gitu,” kata St. Umrah Nurdin.

Adapun Peraturan Presiden (Perpres), Salah satunya mengatur standar fasilitas ruang perawatan rumah sakit kelas rawat inap (KRIS) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Untuk peraturan Presiden Nomor 59 yang terbaru ini, St. Umrah sapaan akrabnya, menjelaskan, hal itu terkait dengan standardisasi untuk rumah sakit.

Menurutnya, standar dari rumah sakit itu ada 12 yang harus dipenuhi.

“Nah sampai dengan saat ini terkait dengan teknis atau mekanismenya tetap juga kita masih menunggu,” jelas Umrah.

Saat ini, Umrah juga membeberkan soal issue-issue yang sedang trend di tengah masyarakat, salah-satunya tentang Universal Health Coverage (UHC).

Kata dia, UHC  merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.

“Nah hari ini, Saya akan melakukan perjalanan ke Pasangkayu, sambil koordinasi kembali terkait informasi terupdate sehingga bisa ikut serta. Harapan kami seluruh kabupaten yang ada di wilayah Sulbar untuk bisa ikut serta,” tutupnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup