Setahun Pimpin Parepare, Ini Capaian Tasming Hamid-Hermanto
Analysis.id, Parepare – Satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Parepare Tasming Hamid dan Wakil Wali Kota Hermanto menunjukkan tren positif pada indikator pembangunan daerah. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Parepare mencatatkan perbaikan signifikan di sektor ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu capaian mencolok adalah penurunan angka kemiskinan. Data BPS menunjukkan tingkat kemiskinan di Parepare menyusut dari 5,27 persen pada 2024 menjadi 4,44 persen pada 2025.
Sejalan dengan itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga merangkak naik dari 80,97 menjadi 81,50. Peningkatan ini diikuti dengan naiknya angka harapan hidup warga dari 74,63 tahun menjadi 74,90 tahun.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengungkapkan bahwa capaian makro ini merupakan hasil dari sinkronisasi program prioritas yang dijanjikan saat kampanye dengan eksekusi di lapangan.
“Capaian ini bukan semata keberhasilan pemerintah, tetapi kerja kolektif seluruh masyarakat Parepare. Kami akan terus memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Tasming dalam keterangan resminya, Sabtu (21/2/2026).
Pengangguran Turun, Sektor Riil Menguat
Selain angka kemiskinan, sektor ketenagakerjaan juga menunjukkan performa positif. Tingkat pengangguran tercatat menurun dari 5,23 persen menjadi 4,98 persen. Ketimpangan ekonomi atau Gini Ratio pun berhasil ditekan ke angka 0,344 dari sebelumnya 0,376.
Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare juga melaporkan kenaikan pengeluaran riil per kapita masyarakat yang kini mencapai Rp 15,41 juta per tahun. Di sektor pangan, produksi padi mengalami kenaikan 0,88 persen atau setara dengan 5,02 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG).
Realisasi Janji Kampanye: Dari Seragam Gratis hingga BPJS
Di bidang sosial dan pendidikan, Pemkot Parepare mulai merealisasikan sejumlah program unggulan secara bertahap. Program seragam sekolah gratis dan beasiswa “Parepare Cerdas” menjadi kebijakan yang paling cepat dirasakan manfaatnya oleh warga.
Untuk perlindungan sosial, pemerintah memastikan akses kesehatan melalui program BPJS gratis serta bantuan sosial lainnya seperti perlengkapan jenazah dan bedah rumah bagi warga kurang mampu.
“Satu tahun pertama ini menjadi fase awal untuk membangun fondasi kebijakan dan program prioritas. Ke depan, berbagai program tersebut akan terus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tutur Tasming.
Transformasi Digital dan Visi Masa Depan
Menuju tahun kedua, Tasming-Hermanto kini tengah menyiapkan transformasi digital melalui program internet gratis dan command center untuk mempercepat pelayanan publik.
Selain itu, visi besar pembangunan infrastruktur seperti pembangunan sport center, creative hub, hingga normalisasi sungai untuk mengatasi banjir masih menjadi fokus utama dalam proses penguatan data dan perencanaan.
Pemkot Parepare optimistis, dengan tren pertumbuhan yang inklusif ini, daya saing kota akan semakin kuat di masa mendatang sebagai “Kota Event” dan pusat ekonomi baru di Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan