Sulbar Genjot Efisiensi Anggaran, Selaraskan Program dengan Visi SDK-JSM

ANALYSIS.CO.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memacu efisiensi anggaran daerah.

Rapat Asistensi Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah digelar di ruang oval lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (06/03/2025).

Hal ini di lakukan untuk memastikan program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 202, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

Fokus utama rapat adalah implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN-APBD Tahun Anggaran 2025.

Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya menyelaraskan program dengan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur Sulbar terpilih, Suhardi Duka dan Jenderal Salim S. Mengga (SDK-JSM)

Rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga ini telah berlangsung selama dua hari.

Para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulbar secara bergantian memaparkan berbagai permasalahan terkait bidang urusan masing-masing.

Mereka juga menyampaikan strategi penanganan masalah untuk mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah periode 2025-2030.

Dalam pemaparan, setiap OPD memberikan gambaran rinci mengenai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2025. Hal ini mencakup program, kegiatan, sub kegiatan, serta aktivitas atau pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Langkah-langkah efisiensi, refocusing, dan realokasi anggaran juga dijelaskan untuk memastikan tercapainya visi, misi, dan program prioritas gubernur dan wakil gubernur.

Wakil Gubernur Salim S. Mengga menekankan pentingnya penghematan anggaran di setiap OPD, sesuai dengan instruksi presiden.

“Penghematan yang dimaksud adalah pemfokusan program secara efektif agar alokasi anggaran dapat digunakan secara efisien,” ujarnya.

Salim menjelaskan bahwa fokus harus diberikan pada program-program yang lebih mendesak. Program yang kurang penting akan mengalami pengurangan anggaran.

“Penghematan bukan berarti mengurangi kegiatan, melainkan memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien,” tambahnya.

Rapat ini menjadi langkah penting bagi Pemprov Sulbar dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik dan memastikan program pembangunan tepat sasaran.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup