Sambut Hari Bhayangkara, Pemprov dan Polda Sulbar Pasang Rompong di Teluk Mamuju

PJ Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin dan Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar saat melakukan pelepasan Rompong di Teluk Mamuju. (Dok. Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU, Analysis.co.id – Menyambut HUT Bhayangkara ke 78 Tahun, Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar dan Forkopimda Sulbar melakukan peletakan Rumpon di Pantai Teluk Mamuju.

Penyebaran Rompong in, akan menjadi kawasam destinasi wisata memancing di Teluk Mamuju. Minggu (23/6/2024).

Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar menyampaikan, tujuan peletakan RompongĀ  adalah untuk mengajak masyarakat mampu menjaga ekosistem laut, serta memanfaatkan keindahan alam di Sulbar.

“Dengan rumpon ini diharapkan karang-karang yang sudah rusak bisa kita perbaiki,” ujar Adang Ginanjar.

Adang menambahkan, Pada HUT Bhayangkara ini juga dilaksanakan berbagai event lomba yang melibatkan beberapa provinsi.

Selain itu, Dia juga menyinggung, terkait akses penerbangan yang diharapkan dapat melayani setiap hari sehingga dapat mendukung pelaksanaan event di Sulbar.

Menaggapi hal itu, Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Polda Sulbar melalui pembuatan Rompong.

Hemat Bahtiar, Rompong ini akan menjadi rumah bagi ikan-ikan dan bisa menarik wisatawan untuk menikmati mancing gratis di Sulbar.

Apalagi, kata dia, dengan panjang garis pantai Sulbar 600 km lebih merupakan sunset yang bisa dinikmati secara gratis.

“Sunset terpanjang gratis hanya ada di Sulbar, ini sebenarnya peluang investasi. Di Jakarta masuk lihat sunset harus berbayar. Hanya disini sunset terpanjang dan gratis,” kata Bahtiar.

Selanjutnya, dia mengungkapkan, Rompong atau rumah buatan untuk memancing ikan di teluk Mamuju tersebut disebar oleh para penyelam dari Polairud Polda Sulbar dan sejumlah penyelam profesional.

“Mereka membawa ke perairan antara Pulau Karampuang dengan kota Mamuju. Disebut sebagai rumah buatan sebab bahannya terdiri dari rongsokan kendaraan roda dua seperti knalpot yang telah disterilkan. Rumah buatan ini kemudian ditenggelamkan yang bertujuan menjadi rumah bagi ikan di lautan,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup