Selama Ramadhan – Cuti Bersama, BPJS Kesehatan Komitmen Mudahkan Peserta JKN
![]() |
| Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, St. Umrah Nurdin saat melangsungkan Press Release dengan Sejumlah Awak media di Mamuju. (Dok. Nsr). |
MAMUJU, Analysis.co.id- Selama Ramadhan dan Libur (Cuti Bersama), BPJS Kesehatan berkomitmen mudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan memberikan akses pelayanan kesehatan yang diperlukan. Komitmen ini mengacu pada prinsip portabilitas yang telah diterapkan BPJS Kesehatan.
Hal itu di sampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, St. Umrah Nurdin pada saat konferensi pers dengan sejumlah awak media di lantai 3 Gedung BPJS Cabang Mamuju.
St. Umrah Nurdin menuturkan prinsip portabilitas tersebut diwujudkan dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara bagi peserta JKN di seluruh wilayah Indonesia.
Peserta yang berada di luar wilayah tempat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar, dapat mengakses pelayanan rawat jalan di FKTP lain paling banyak 3 kali kunjungan dalam waktu satu bulan.
“BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan seperti pelayanan piket di kantor cabang yang beroperasi pada tanggal 8, 9, 12 dan 15 April dari pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat. Bagi yang mengakses layanan non tatap muka melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA),” demikian pernyataan St. Umrah Nurdin.
Lanjut, St. Umrah, “dapat dilayani dari pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. Layanan yang disediakan bagi peserta JKN mencakup layanan informasi, layanan administrasi, dan layanan pengaduan. Selain itu, peserta JKN juga dapat memanfaatkan layanan administrasi JKN melalui Aplikasi Mobile JKN,” tambah Umrah. Rabu 20 Maret 2024
Kendati demikian, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pemudik selama libur lebaran, Umrah mengungkapkan, BPJS Kesehatan telah menyiapkan Posko Mudik mulai dari tanggal 5 hingga 9 April 2024.
Lokasi Posko Mudik Kesehatan tersebar di beberapa titik strategis seperti Terminal Pulo Gebang di Jakarta Timur, Pelabuhan Merak di Banten, Rest Area Tol Cikampek KM 88A di Purwakarta, Rest Area Tol Palikanci KM 207A di Cirebon, Rest Area Tol Ungaran KM 429A di Kabupaten Semarang, Terminal Purabaya di Sidoarjo, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta di Kota Makassar.
“Posko tersebut menyediakan berbagai layanan seperti konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi bagi pemudik, pemeriksaan kesehatan, penyediaan obat-obatan, tindakan sederhana darurat, dan pemberian rujukan bila diperlukan. Diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses layanan kesehatan selama periode libur lebaran ini,” ungkap Umrah.
Adapun peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang dikenal sebagai peserta mandiri, Umrah mengimbau untuk rutin melakukan pembayaran iuran setiap bulann per tanggal 10 agar status kepesertaan tetap aktif.
“BPJS Kesehatan juga telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 960 ribu kanal pembayaran untuk mempermudah peserta JKN dalam melakukan pembayaran iuran,” tuturnya.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan telah menerapkan janji layanan JKN di fasilitas kesehatan, yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam rangka Transformasi Mutu Layanan.
“Dengan adanya janji layanan JKN, peserta JKN dapat merasakan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan JKN. Seperti cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan, dan tidak memerlukan fotokopi berkas. BPJS Kesehatan juga menegaskan bahwa tidak ada biaya tambahan bagi peserta JKN saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, asalkan berobat sesuai prosedur, serta dilayani setara tanpa diskriminasi,” jelas Umrah.
Ia menambahkan, Peserta JKN dapat langsung menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk pencarian informasi fasilitas terdekat bagi yang melakukan perjalanan mudik. Umrah juga menambahkan bahwa peserta JKN juga dapat mengakses melalui Aplikasi Mobile JKN untuk mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat.
“Kini terdapat fitur i-Care JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Melalui inovasi ini, mempermudah dokter di fasilitas kesehatan mengakses riwayat medis peserta JKN dalam 12 bulan terakhir, guna memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat. Bahkan peserta JKN pun dapat mengakses juga melalui Aplikasi Mobile JKN,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia mengajak bagi yang melakukan perjalanan mudik untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan makanan bergizi seimbang, kurangi makanan tinggi gula, perbanyak asupan air putih, istirahat cukup, dan usahakan tetap berolahraga ringan.
“Jangan lupa juga untuk selalu memastikan bahwa kepesertaan JKN kita semua aktif, sehingga saat hendak mengakses layanan di fasilitas kesehatan tidak terkendala,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Sita Harit Ibrahim mengutarakan Fasilitas Kesehatan akan tetap melakukan pelayanan saat libur lebaran. Hal ini ia sampaikan karena hampir pada seluruh FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) dibawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju telah menyiapkan tenaga kesehatan dokternya.
“Apabila tidak ada dokter PNS (Pegawai Negeri Sipil), maka ada dokter non PNS yang bisa melakukan pelayanan selama libur lebaran,” ujar Sita Harit Ibrahim.
Selain itu, kata Sita, pada saat banyak masyarakat yang melakukan Mudik saat lebaran, di Kabupaten Mamuju juga telah tersedia PSC (Public Safety Center) sebagai wadah koordinasi untuk memberikan pelayanan gawat darurat secara cepat, tepat dan cermat bagi masyarakat di Kabupaten Mamuju.
“Masyarakat di Mamuju yang mengalami kejadian gawat darurat bisa menghubungi nomor PSC di 119. Tim gawat darurat terdiri dari perawat, sopir ambulance, operator, dan dokter,” tutupnya.
Tag
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup


Tinggalkan Balasan